PERKEMBANGAN PENDIDIKAN SETELAH PROKLAMASI KEMERDEKAAN

AGUSNIYARNI/PIS

Setelah proklamasi kemerdekaan tanggal 17 agustus 1945,pemerintah menunjuk ki hajar dewantara sebagai mentri pendidikan,pengajaran dan kebudayaan(PP&K).pada tanggal 12 mai 1947 ,mentri pp&k mengesahkan Anggota Penyelidikan Pengajaran refoblik Indonesia yang beranggotakan 52 orang.Anggota panitia tersebut diambil dari semua kalangan dan lapisan masyarakat.
Panitia ini bertugas meninjau masalah pendidikan dan pengajaran dari tingkat anak-anak sampai perguruan tinggi,sebagai pedoman pengarahan panitia diberi pengarahan sebagai berikut:
a. Panitia bertugas merencanakan susunan baru untuk tiap-tiap macam sekolah(schooltype)
b .Menetapkan bahan –bahan pengajaran dan menimbang keperluan yang praktis dan  tidak terlalu berat
c. Menyiapkan rencana- rencana pelajaran untuk tiap-tiap sekolah dan perguruan tinggi.
D .Hal-hal lainnya,khususnya mengenai masalah konsentrasi rencana pelajaran ,perlengkapan sekolah ,organisasi dan administrasi,serta isi pendidikan dan pengajaran termasuk soal agama,budi pekerti,dan budaya menjadi perhatian utama  panitia.
Setelah panitia penyelidikan pengajaran revoblik indonesia bekerja beberapa bulan ,panitia menghasilkan saran-saran yang harus disampaikan kepada pemerintah mengenai berbagai hal yang menyangkut bidang teoretis,praktis,teknis,serta arah dan tujuan pendidikan dan pengajaran pada negara indonesia merdeka.pokok-pokok saran tersebut adalah sebagai berikut:
a.pedoman pendidikan dan pengajaran harus dirobah secara mendasar.
b.khusus mengenai pengajaran diharapkan agar dapat mendapat tempat yang teratur dan seksama .
c.Mengenai pengajaran peguruan tinggi diharapkan menggunakan guru asing sebagai guru besarnya..
d.Disarankan agar adanya program pengiriman pelajar keluar negri.
e.paham perorangan yang masih dianut harus diganti dengan paham susila dan rasa peri kemanusiaan yang tinngi sebab tujuan pendidikan dan pengajaran diarahkan kepada usaha membimbing murit-murit agar menjadi warga negara yang bertanggung jawab.
f.menerapkan wajib belajar 10 tahun.
Setelah panitia menerima saran-saran dari panitia tersebut kemudian disusun dasar struktur dan sistem pendidikan baru di indonesia .tujuan utama pendidikan indonesia merdeka adalah mendidik anak indonesia yang kelak akan dapat membangun negara ini lebih baik.Dasar-dasar pendidikan menganut prinsip-prinsip demokrasi ,kemerdekaan dan keadilan sosial .
Pada penddidikan dasar ,berdasarkan keputusan kementrian PP&K  tanggal 3 september 1946 memperoleh sekolah pertama 3 tahun menjadi sekolah rakyat(SR) mulai awal tahun ajaran 1946-1947,sedangkan mengenai sekolah lanjutan antara lain Sekolah menengah pertama(SMP),sekolah teknik pertama(STP),sekolah teknik menengah(STM),sekolah guru menengah(SGM),sekolah kepandaian putri(SKP),sekolah pertanian menengah,sedangkan yang masuk sekolah lanjutan tungkat tinggi adalah:sekolah menengah tinngi,sekolah menengah tinggi teknik,sekolah pertanian menengah tnggi,sekolah guru kepandaian puttri, dan sekolah guru tinggi.
Hasil dari panitian pengajaran yang dipimpin oleh kihajar dewantara ini adalah tidak semata-mata memikirkan pendidikan formal,tapi juga mengembangkan suatu sistem pendidikan masyarakat yang berlandasan keadilan sosial,setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa.
  
DAFTAR PUSTAKA:
Habib mustopo,dkk.2007.sejarah sma kelas X11 program ips.jakarta.yudhistira
Gunanto adi,.2007.sejarah ips untuk sma/ma,klsX1 jakarta.cv.graha pustaka.



DITERBITKAN PADA 10/01/2013 04:29:00 PM


dan Anda sedang membaca makalah PENDIDIKAN dengan judul PERKEMBANGAN PENDIDIKAN SETELAH PROKLAMASI KEMERDEKAAN. Anda bisa bookmark Website Ajaran Agama Islam ini dengan URL http://islam.infoberguna.com/2013/10/perkembangan-pendidikan-setelah.html. See you.... :-) Ajaran Agama Islam

0 blogger-facebook:

Post a Comment