PERTEMPURAN MARGARANA

RAHMAT ARIFAN/PIS

Kurang lebih 2000 tentara belanda mendarat di pulau bali tepat pada tanggal 2 dan 3 tahu 1946 yang di ikuti oleh para tokoh-tokoh bali yang pro terhadap pemerintahan belanda,ketika para tentara belanda yang berjumlah kurang lebih 2000 tentara mendarat dibali,pimpinan laskar  bali sedang berda di kota yogyakarta,letnan kolonel I GUSTI NGURAH RAI sedang menghadap markas tertinggi TRI di yogyakarta.
Dan ketida I GUSTI NGURAH RAI kembali dari markas tertinggi TRI di yogyakarta ia menemukan pasukannya porak poranda akibat dari serangan yang di lakukan oleh tentara-tentara belanda yang berjumlah kurang lebih 2000 tentara,hal tersebut tidak membuat I GUSTI NGURAH RAI menyerah ia tetap berusaha untuk mempersatukan kembali pasukannya yang telah berhasil di kalahkan oleh tentara belanda,dilain pihak belanda terus berusaha untuk membujuk I GUSTI NGURAH RAI supaya mau berkerja sama dengan pihak belanda tentu tawaran untuk berkerja sama yang ditawarkan belanda tersebut di tolak oleh I GUSTI NGURAH RAI.
Penolakan tersebut dapat terlhat dari balasan surat dari pihak I GUSTI NGURAH RAI isi surat tersebut mengatakan bahwa ''bali bukanlah tempat perundingan dan perundingan merupakan hak dari pemimpin kami di pusat'' kolonel I GUSTINGURAH RAI juga mengatakan bahwa pulau bali bergolak disebabkan kedatangan belanda dan apabila menginginkan pulau bali yang aman dan damai pasukan belanda harus pergi dari pulau bali.
Setelah berhasil mempersatukan pasukannya kembali tepat pada tanggal 18 november 1946,I GUSTI NGURAH RAI dengan pasukannya melakukan serangan  terhadap markas belanda yang berada di kota tabanan. Dari serangan tersebut tentara belanda yang ada di kota tabanan berhasil dikalahkan dan pasukan NGURAH RAI memperoleh kemenangan, karena kalah dari pasukan NGURAH RAI pihak belanda mengerahkan semua kekuatanya yang terdapat di pulau bali dan pulau lombok untuk mengepung pulau bali dan daerah margarana di serang secara tiba-tiba oleh belanda pertempuran sengit pun terjadi dan dalam pertempuran tersebut I GUSTI NGURAH RAI menyeruhkan perang puputan atau perang habis-habisan.
Namun sayang dalam perang puputan atau perang habis-habisan tersebut I GUSTI NGURAH RAI beserta pasukanya gugur,dan perang tersebut lebih dikenal dengan sebutan perang puputan margarana. Peristiwa tersebut di peringati setiap tahunnya tepat pada tanggal 20 november,oleh seluruh warga bali sebagai hari pahlawan margarana.

DAFTAR PUSTAKA
Wayan,I Badrika.2006.sejarah untuk SMA jilid 3 kelas XII program ips.jakarta.penerbit erlangga







DITERBITKAN PADA 10/08/2013 07:16:00 PM


dan Anda sedang membaca makalah PERTEMPURAN MARGARANA dengan judul PERTEMPURAN MARGARANA. Anda bisa bookmark Website Ajaran Agama Islam ini dengan URL http://islam.infoberguna.com/2013/10/pertempuran-margarana.html. See you.... :-) Ajaran Agama Islam

0 blogger-facebook:

Post a Comment