RUNTUHNYA KERAJAAN MAJAPAHIT

CYNDI DWI RAHMADANI / PIS

            Sebelum wafat Hayam Wuruk mengangkat menantunya Wikramawardhana sebagai penggantinya, namun hal ini di tentang oleh putranya Bhre Wirabumi yang saat itu berkuasa di Blambangan.
            Pertikaian antara Wikramawardhana dengan Bhre Wirabumi menyebabkan terjadinya perang paregreg. Perang ini berlangsung antara tahun 1401-1406. Walaupun berhasil mengalahkan Bhre Wirabumi namun Wikramawardhana tidak berhasil memulihkan kejayaan Majapahit. Hal ini di manfaatkan oleh Negara Cina untuk menanamkan pengaruhnya di beberapa wilayah bawahan Majapahit. Contohnya, pada awal abad ke-15 Malaka meminta perlindungan pada kaisar  Cina namun Malaka tidak menyatakan lepas dari Majapahit.
            Berakhirnya perang Paregreg tidak menghentikan kekacauan yang terjadi di Majapahit. Bahkan pada tahun 1453-1456 Majapahit tidak memiliki raja, Pada tahun 1456 barulah Bhre Wengker dinobatkan menjadi raja Majapahit. Tetapi Majapahit terus mengalami peperangan dan perebutan kekuasaan.
            Tahun 1478, Raja Kerthabumi digulingkan oleh Ranawijaya yang bergelar Bhatara Prabu Girindrawardhana dan ia adalah raja terakhir Majapahit. Setelah kekalahan Kerthabumi Majapahit semakin lemah. Pada tahun 1522 portugis mengatakan bahwa Majapahit masih berdiri. Dan tahun 1527 Portugis mengatakan Majapahit telah runtuh. Kedudukan Majapahit di Jawa digantikan oleh Demak yang merupakan kerajaan bawahan Majapahit yang menjadi pusat Islam di Jawa.

DAFTAR PUSTAKA
2009. Muatan lokal Ensiklopedia Sejarah dan Budaya. Jakarta : Lentera Abadi


DITERBITKAN PADA 10/10/2013 07:21:00 PM


dan Anda sedang membaca makalah KERAJAAN MAJAPAHIT dengan judul RUNTUHNYA KERAJAAN MAJAPAHIT. Anda bisa bookmark Website Ajaran Agama Islam ini dengan URL http://islam.infoberguna.com/2013/10/runtuhnya-kerajaan-majapahit.html. See you.... :-) Ajaran Agama Islam

0 blogger-facebook:

Post a Comment