Tanya jawab pembaca

Isi pertanyaan yang masuk:
------------------------------------------------------
Assalamu'alaikum wr.wb.

Saya mempunyai calon suami beragama Protestan, saya sendiri seorang wanita
muslim yang taat. Tiap malam saya minta petunjuk kepada Allah SWT dengan
melakukan Tahajud Tetapi sampai sekarang sepertinya tak ada titik terang.
Malah sebaliknya, saya melihat dia (calon suami saya) semakin taat dengan
agamanya.Sesungguhnya saya ingin menuntunnya ke jalan Allah SWT, tetapi
rasanya sulit sekali. Sedangkan hari pernikahan saya semakin dekat
(4 bulan lagi).

Bapak Ustadz yang terhormat, bagaimana lagi saya harus berbuat.
Saya sudah berdebat dalam hal agama dengan dia, tapi hasilnya nihil.
Rasanya jalan saya sudah buntu

Perlu Bapak ketahui bahwa dulu ibunya beragama Islam, tetapi kemudian
masuk Protestan karena ikut agama ayahnya (alm.)

Bapak Ustadz yang terhormat,
terima kasih sebelumnya

Jawaban:

Assalamu'alaykum warahmatullahi wabarakatuh,

Dari penuturan anda sendiri, sebenarnya calon suami anda tersebut
kemungkinannya untuk masuk ke dalam agama Islam adalah sangat susah.
Bahkan dengan ibunya yang mengandungnyapun tidak mau mentaatinya untuk
masuk Islam.

Menurut saya dia sudah tergolong orang yang tidak mau mendengarkan
peringatan Allah lagi, sesuai dengan ayat-ayat berikut:

***2:18*** 
18. Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan
kembali (ke jalan yang benar).

Dan untuk orang-orang yang demikian kita dapat memberi peringatan
sedikitpun.

***30:52*** 
52. Maka Sesungguhnya kamu tidak akan sanggup menjadikan orang-orang
yang mati (hatinya) itu dapat mendengar, dan menjadikan orang-orang yang
tuli
dapat mendengar seruan, apabila mereka itu berpaling membelakang.

Allahpun hanya dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang mau diberi
petunjuk.

***6:125*** 
125. Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya
petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama)
Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya,
niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia
sedang mendaki langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada
orang-orang yang tidak beriman.

Allah akan memberi petunjuk kepada seseorang untuk masuk agama Islam apabila
Dia menghendaki. Dan Allahpun akan menyesatkan seseorang kalau orang
tersebut juga menghendaki kesesatannya. Untuk mendapat kehendak Allah akan
tergantung bagaimana usaha kita, dalam hal ini apakah calon suami anda mau
merobah apa-apa yang ada dalam dirinya untuk menerima agama Islam secara
ikhlas.

***13:11*** 
11.  Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya
bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas
perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan
sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada
pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah  menghendaki
keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat
menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka
selain Dia.

Kehendak Allah tergantung usaha seseorang dalam merobah diri. Kalau orang
tersebut melangkah sejengkal, Allah akan melangkah satu depa, kalau orang
itu berjala, Allah akan berlari. Begitulah diumpamakan dalam hadits
Rasulullah.

Agar supaya calon sahabat dapat sahabat kawini secara Islam, dia harus
betul-betul masuk Islam secara ikhlas dari dalam dirinya. Dia tidak boleh
masuk Islam karena anda atau karena ingin kawin dengan anda, karena Islamnya
tidak akan diterima oleh Allah. Oleh karena itu Allah memerintahkan kepada
umatnya, kalau ada seseorang yang berpindah dari agama lain ke dalam agama
Islam dia harus diuji lebih dahulu. Sudah barang tentu untuk menguji
keyakinan seseorang tidaklah gampang dan akan memakan waktu lama.

Perhatikan syarat perkawinan seorang muslim dari ayat berikut:

***2:221*** 
221. Dan janganlah kamu menikahi wanita-wanita musyrik, sebelum
mereka beriman. Sesungguhnya wanita budak yang mu'min lebih baik dari
wanita musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Dan janganlah kamu
menikahkan orang-orang musyrik (dengan wanita-wanita mu'min) sebelum
mereka beriman. Sesungguhnya budak yang mu'min lebih baik dari orang
musyrik, walaupun dia menarik hatimu. Mereka mengajak ke neraka,
sedang Allah mengajak ke surga dan ampunan dengan izin-Nya. Dan
Allah menerangkan ayat-ayat-Nya (perintah-perintah-Nya) kepada
manusia supaya mereka mengambil pelajaran.

Oleh karena itu harap difikir masak-masak tentang rencana perkawinan
tersebut, jangan sampai menyesal dikemudian hari. Karena telah banyak contoh
wanita muslimah yang kawin dengan seorang yang beragama lain yang pura-pura
masuk Islam karena hanya mau kawin saja. Setelah itu kebanyakan mereka
kembali kepada agama mereka masing-masing.
Kalau calon anda bersikukuh untuk tidak mau masuk Islam secara ikhlas, lebih
baik batalkan saja perkawinan tersebut. Berarti sahabat telah lulus dalam
jihad fisabilillah, insya Allah.

Mohon maaf kalau ada kata-kata yang kurang berkenan. Mudah-mudahan Allah
membimbing anda.

Wassalam,


Ahmad Zubair

DITERBITKAN PADA 6/03/2014 10:18:00 AM


dan Anda sedang membaca makalah pembaca, Tanya Jawab dengan judul Tanya jawab pembaca. Anda bisa bookmark Website Ajaran Agama Islam ini dengan URL http://islam.infoberguna.com/2014/06/tanya-jawab-pembaca.html. See you.... :-) Ajaran Agama Islam

0 blogger-facebook:

Post a Comment