Wednesday, October 9, 2013

RAHMAT ARIFAN/PIS

Setelah dua bulan menyerahan mandat yang dilakukan oleh kabinet wilopo kepada presiden republik indonesia,terbentuklah kabinet yang baru yaitu kabinet ali sastroadmidjojo I,kabinet ali tersebut mendapat dukungan dari partai-partai yang besar seperti PNI danNU akan tetapi partai MASYUMI yang merupakan salah satu partai yang besar pada masa tersebut lebih memilih menjadi oposisi dari kabinet ali sastroamidjojo I tersebut.
Seperti kabinet-kabinet yang lainnya kabinet ali sastroamidjojo I juga memiliki program rencana yang terdiri dari 4 pasal yaitu sebagai berikut ini:
1.program dalam negeri antara lain meningkatkan keamanan dan kemakmuran dan segera menyelenggarakan pemilihan umum
2.pembebasan irian barat secepat
3.program luar negeri antara lain pelaksanaan politik bebas aktif dan peninjauan kembali persetujuan KMB
4.penyelesaian pertikaian politik
Program utama kabinet ali sastroamidjojo I yaitu program dalam negeri antara lain meningkatkan keamanan dan kemakmuran mengalami kegagaglan karena meningkatnyan inflasi dan korupsi di indonesia.
Kegagalan yang paling fatal yang menyebabkan jatuhnya kabinet ali sastroamidjojo I yaitu masalah angkatan darat setelah peristiwa 17 oktober 1952,mengundurkan dirinya nasution sebagai KSAD yang digantikan oleh bambang sugeng. Karena tugas dirasakan sangat berat maka bambang sugeng memohon mengundurkan dari dan jabatannya sebagai KSAD digantikan olehbambang utoyo.
Tetapi angkatan darat memolak yang berada dibawah pimpinan zukifli lubis memolak atas pelantikan bambang utoyo yang di lantik pada tanggal 27 juni 1955 lalu TNI-AD memboikot atas pengangkatan  tersebut,akibat peristiwa tersebut dan akibat kemelut lainnya yang tidak kunjung usai akhirnya pada tanggal 24 juli 1955 ali sastroamindjojo mengembalikan mandat kepada wakil presiden karena pada saat itu sedang menunaikan ibada haji.

DAFTAR PUSTAKA
Wayan,I Badrika.2006.sejarah untuk SMA jilid 3 kelas XII program ips.jakarta.penerbit erlangga


EmoticonEmoticon