Monday, October 7, 2013

Siska maulana

Pada masa ini jepang memeras tenaga Indonesia, melalui romusha dan pembentukan organisasi semi militer dan militer.
1.      Romusha
Romusha adalah panggilan bagi orang-orang Indonesia yang bekerja secara paksa pada masa penjajahan jepang di Indonesia ( 1942-1945 ). Pada masa itu jepang memerlukan banyak tenaga kerja untuk membangun sarana pertahanan bagi jepang.
Pada awalnya romusha bersifat sukarela, namun kemudian jepang melakukan propaganda dan membentuk barisan romusha yang bertugas membela Negara dan membangun kemakmuran bersama. Namun dalam pelaksanaannya propaganda tersebut tidak sesuai dengan apa yang di rasa kan oleh rakyat Indonesia. Mereka di perlakukan semena-mena, tidak berkemanusian dan juga tidak diberi penghidupan yang layak. Kematian banyak menimpa rakyat Indonesia dalam pelaksanaan romusha.
Romusha ini pun tidak hanya di kirim ke luar pulau jawa tapi juga keluar Indonesia seperti Burma ( Myanmar ), Thailand, Filipina, Malaya, serawak, dan sebagainya. Menurut taksiran, dari 300.000 tenaga romusha yang dikirim ke luar negeri hanya 70.000 orang yang kembali. Itu pun dengan keadaan yang memprihatinkan.
2.      Pembentukan organisasi semi militer dan militer
Sejak jepang dipukul pihak sekutu dalam pertempuran di laut karang pada 7 mei 1942, jepang berupaya menarik simpati rakyat Indonesia, dengan melunakkan sikapnya. Jepang pun memanfaatkan pemuda dan pemudi Indonesia untuk membantu mereka dalam pertempuran melawan sekutu. Dan hal itu mereka lakukan dengan membentuk beberapa organisasi semi militer seperti :
·         Seinendan ( barisan pemuda )
·         Fujinkai     ( barisan wanita )
·         Keibodan   ( barisan pembantu polisi )
·         Syuisintai   ( barisan pelopor )
Jepang juga membentuk heiho ( barisan pembantu prajurit  jepang ) dan peta (pembele tanah air). Kedua organisasi ini mendapat pendidikan militer dari jepang. Dan hal ini membawa dampak positif bagi Indonesia. Indonesia pun mulai mengetahui tentang militer, terutama mengenai strategi perang dan penggunaan persenjataan.

Daftar pustaka :
Kurnia, Drs. Anwar.2009. Ips Terpadu Smp Kelas IX. Jakarta: Yudhistira.
Kurnia, Drs. Anwar dan Suryana, Drs. H. Moh.2007. Kronik Sejarah Smp Kelas IX. Jakarta: Yudhistira.


EmoticonEmoticon