Thursday, October 10, 2013

CYNDI DWI RAHMADANI / PIS

            Palestina merupakan tanah suci bagi orangKristen maupun Muslim. Keduanya telah menjadikan Palestina sebagai tempat penziarahan selama berabad-abad. Setelah bangsa Arab menaklukkan Palestina pada 637, para peziarah Kristen masih bisa berkunjung ke Yerusalem dengan aman. Namun, semuanya berubah sejak kedatangan bangsa Turki Seljuk.
            Pada tahun 1905, Paus Urbanus II menyerukan kepada orang Kristen untuk membebaskan Palestina dari kekuasaan kaum Muslim. Para ksatria dan rakyat jelata mengikuti seruan itu namun diantara mereka ada yang tidak berhasil sampai ke Palestina dan akhirnya mereka menjadi gerombolan orang yang kelaparan dan liar.  
            Pada tahun 1099, pasukan tentara Perang Salib berhasil merebut Yerusalem dan membunuh banyak penduduk. Mereka mendirikan 4 kerajaan pasukan salib di Palestina dan Suriah. Pada mulanya orang sarasen (sebutan untuk pasukan salib Turki Seljuk) membiarkan keberadaan kerajaan pasukan salib tersebut. Namun, mereka melakukan tindakan buruk kepada kaum Muslim.
            Pada tahun 1187, Sultan Saladin seorang pemimpin yang Muslim berhasil mengalahkan Pasukan Salib dan merebut kembali Yerusalem. Pada tahun 1191 Raja Richard 1 dari Inggris ( si hati singa ) memimpin pasukan ke Tanah Suci. Ia berhasil merebut Siprus dan Kota Akra, tetapi tidak dengan Yerusalem. Saladin sangat menhormati Richard dan akhirnya mereka menandatangani perjanjian untuk membagi Tanah suci termasuk Yerusalem.
            Pasukan salib membangun sejumlah puri bergaya Norman di Palestina dan suriah. Puri itu di jaga oleh 2.000 prajurit. Pada tahun 1271 kaum Muslim mengepung puri tersebut dan membuat mereka kelaparan sehingga akhirnya mereka menyerah.
            Perang Salib IV dimulai tahun 1202, namun mereka tidak memiliki biaya sehingga mereka memiliih menjarah Konstantinopel. Pada tahun 1212 sekitar 50.000 anak Prancis dan Jerman berangkat ke Palestina namun banyak yang mati akibat kelaparan dan ditangkap untuk di jadikan budak.
            Perang salib ke V yang di lancarkan untuk menyerbu mesir mengalami kegagalan, begitu pula dengan Tiga perang salib terakhir (1218-1272). Pada tahun 1291, Palestina akhirnya berhasil ditaklukkan oleh Mesir.
            Perang salib adalah gerakan umat Kristen di Eropa yang memerangi umat Muslim di Palestina mulai dari abad ke-11 sampai abad ke-13 dengan tujuan untuk merebut kekuasaan Tanah suci dari kaum Muslim. Dinamakan perang salib karena setiap orang Eropa yang ikut bertempur dalam peperangan memakai tanda salib pada bahu, lencana, dan panji-panji mereka. Perang salib bukanlah perang Agama melainkan perang merebut kekuasaan daerah.

DAFTAR PUSTAKA
2009. Ensiklopedia Sejarah dan Budaya Sejarah Dunia 2. Jakarta : Lentera Abadi


EmoticonEmoticon