Thursday, October 3, 2013

AINUN SYARIFATUL ALFIAH/PIS

1.    Latar belakang
Setelah penandataganan  persetujuan Renville, timbul pro dan kontra terhadap persetujuan tersebut. Pada waktu itu, partai masyumi dan PNI menarik diri dari kabinet. Masyumi dan PNI adalah dua partai besar pendukung kabinet yang di pimpin Amir Syarifuddin.Akibatnya, kabinet Amir Syarifuddin jatuh, kabinet baru pun di bentuk dengan Muhamad Hatta sebagai perdana mentri. Akan tetapi, partai-partai yang berhaluan sosialis- komunis tidak ikut dalam kabinet yang baru, akibatnya terjadI pertentagan yang makin tajam antara kelompok sosial- komunis dan pendukung kabinet Hatta. Amir Syarifuddin menentang politik pemerintah. Ia mendirikan Front Demokrasi Rakyat (FDR). Front demokrasi rakyat ini terdiri dari organisasi-organisasi ekstrem kiri. Mereka melancarkan propaganda antipemerintah, melakukan pemogokan, dan pengacauan.

2.    Terjadinya pemberontakan PKI

Melalui pemberontakan PKI madiun. PKI berusaha merebut kekuasaan dan menjadikan republik indonesia sebagai negara komunis. Rencana perebutan kekuasan di awali dengan demonstrasi, penculikan,dan pembunuhan tokoh-tokoh yang di anggap musuh di kota Solo. Selain itu kesatuan-kesatuan TNI saling di adu. Pada tanggal 11 september 1948 terjadi bentrokan antara pasukan pro-pemerintah RI  dengan pasukan pro-PKI.Untuk mengatasi keadaan, pemerintah mengangkat kolonel Gatot Soebroto sebagai gubenur militer Surakarta dan sekitarnya.

PKI dapat menguasai daerah Madiun dan sekitarnya tanggal 9 september 1948, PKI mengumumkan pembentukan pemerintahan  baru.PKI juga membentuk pemerintah di pati. Untuk mencapai tujuan politiknya PKI tidak segan-segan menggunakan kekerasan dan kekejaman. Kekejaman yang di lakukan PKI bahkan di luar batas kemanusiaan.semua lapisan masyarakat menjadi korban keganasan mereka, setelah PKI menguasai madiun, presiden Soekarno mengambil tindakan tegas terhadap para pemberontak. Para perwira yang terlibat dalam pemberontakan PKI madiun di pecat.

Operasi pemberontakan PKI Madiun berakhir pada awal bulan desember  1948. Operasi itu di laksanakan oleh pasukan gabungan yang di pimpin Kolonel Gatot Soebroto dari Jawa  tengah, kolonel Sungkono dari Jawa timur,dan pasukan Divisi III Siliwangi dari Jawa barat. Muso tertembak dalam pengejaran di Ponorogo, sedangkan Amir Syarifudin tertangkap dan di hukum mati.

Daftar pustaka
Mayasari,widi.2006.ips sejarah untuk smp/mts.jakarta: penerbit media pressindo
Haryono,rahmat.tanpa tahun.Matra mahir dan trampil.jakarta:penerbit prima pustaka


EmoticonEmoticon